
I want to draw, forever.
This daily journal is made to celebrate the precious days of my life. -Yasmin D. Preciado
Things money (which I don't have) can buy
Pengen sepatu & kalung yang kemaren di Topshop... Hehehe. Trus, pengen iPod 120GB! Sama sekalian MacBook Pro deh, please... :P
Fooood!!!!
Kenapa ya di Bali nggak ada Burger King, Hoka2 Bento & Bakmi GM? Masa harus ke Jakarta cuma buat makan?
Barang2 dari kantong Doraemon
Sketchbook yang nggak bisa penuh, pensil yang nggak bisa habis, sama alat buat nge-freeze orang atau adegan apapun supaya gampang kalo mo digambar!
Naik rollercoaster
Saya belom pernah naik rollercoaster, halilintar, atau sejenisnya. Waktu kelas 5 SD, saya berlibur ke rumah nenek di California. Saya udah semangat banget pengen ke Disneyland. Tiba-tiba Papa ada urusan pekerjaan yang urgent, jadi kami harus pulang lebih cepat dari rencana. I was so upset! Saya sampe nangis di pesawat. Papa janji, nanti akan mengajak saya ke sana lagi. Ternyata saya keburu sakit… Dan hilanglah harapan untuk naik rollercoaster di Disneyland, di Dufan, atau di manapun. Apalagi naik gunung, panjat tebing, bungee jumping, diving, etc... Huuu, nggak sakit pun belom tentu dibolehin sama Mama!
Nonton Piala Dunia
Saya emang lebih dekat sama ibu saya, tapi saya sayang banget lho sama ayah saya! Nah, dia itu suka banget nonton bola, dan sering minta ditemenin nonton. Tapi sayanya selalu males-malesan. Nah, tahun 2010 kan ada Piala Dunia lagi, tuh. Saya janji, saya bakal nemenin Papa nonton bola sepuasnya tanpa banyak protes! I just don’t know if I would still be here then. :)
Hi Yasmin,
Sebelumnya maaf nih, saya menulis artikel tentang kamu di Kompasiana tanpa ijin terlebih dahulu
http://umum.kompasiana.com/2009/10/29/karena-hidupnya-terlalu-berharga-the-birthday-project/
Sebelumnya saya tidak punya blog, hanya tergerak untuk menulis kisah kamu saja.
Kalau kamu keberatan saya akan delete.
Namun bagi saya, penting agar orang umum tahu bahwa ada orang yang ingin hidup the fullest seperti kamu, instead of mengutuk diri dan menyalahkan Tuhan.
Jika berkenan, attach adalah gambar saya dengan istri, kalo bisa minta tolong di sketsa ya.
Wish you all the best...
Regards,
Yudha Satya
Hai..Yasmin, apa kabar...
Kenalkan, saya Muhammad Nur. Saya asli Yogyakarta, tepatnya di Bantul, bagian selatan Yogyakarta. Saya seorang wartawan Koran Tempo, Jakarta. Saya terkesan dengan usahamu dan mendoakanmu agar selalu dapat yang terbaik.
Dulu saya juga suka menggambar, untuk cari uang dan bertahan hidup. Saya menyesal, dulu tak sempat menggambar ibu saya yang meninggal 14 tahun yang lalu. Kini aktivitas menggambar saya sudah tak ada karena sibuk liputan dan menulis.
Ketika baca blog-mu, saya tersentuh...
Saya yakin, Tuhan memberikan hidup yang spesial, untuk umatnya yang spesial.
Dan saya yakin, Yasmin adalah spesial di mata Tuhan..
Teruslah menggambar dan bertahan, sekuatmu.
Saya tersanjung dengan karya-karyamu
Matur nuwun
Muhammad Nur
dear Yasmin...
my hugs for u dear.
be strong honeyy..
god always love us...
I knew it...
I am sick as well n had lost my family members but i know that god always loves us n bless us
hugs,
marilyn (Merlinta Anggilia)
Ps: will go to bali soon perhaps I can catch up with u sometimes :)
Dear Yasmin, I found your blog and I'd like to participate in your birthday project ;)
This is my pic in medio 2008. I had a chance to visit Krakatoa with my friends, a beautiful volcano in Sunda strait.
I was very happy for the trip since I saw the awesome-ness of my own country. We saw above and below the volcano. At day, we climbed it and did some snorkeling. when the night comes, we had ourselves camping in the island near Krakatoa and watching its lava explosion that looks like fireworks :D
from that day, I announce to myself that 2008 is the year for me to start exploring Indonesia.
Eventhough I'm still stuck in Java island (I'm still student, limited income..hehe..), but I try to manage so I could visit some places.
I love Indonesia, Indonesia is beautiful and I'm glad you also live in here :)
anw, thanks before ya.. looking fwd for the drawing, I really love your project!! :D
-Rani Sukma
are you stupid? this is the maybe the final moment of your life, but why do you choose to draw faces of some total stranger?
or is it that you has given up your hope? and choose to draw stranger to forget your pain? hey! wake up! we will die eventually, and you are lucky enough to know when you gonna die, so you could ...prepare for it.
dont just sit and draw, go outside! enjoy the world! enjoy the life more lively than it supposed to be. make yourself have no regrets in this life,,, and better yet, get prepared yourself for the afterlife.
remember, your time maybe short, but still, you have the right to have your own life. and you will face the real world up ahead after you die. so get prepared.
i am sorry, i know i am rude, and my word maybe insult you. but all of this is what i want to say because i know your pain. i feel it too. trust me.
may the God Bless you, and i hope i could see you sometimes and become a good friend with you. sorry and thanks,,,, =)
- Limpat L Pangarso
Live strong. Sekarang anda menjadi "friend of the world" dan saya menjadi cemburu lho hehehe. As you wrote "you are the luckiest girl in the world". Kalau Michael Jackson bilang "Heal The World" then I will pray "The World Heal You". I believe there is God and Bless You.
Limpat pasti bermaksud baik dengan tulisannya dan walaupun keras, I appreciate his support. Memang setiap orang punya gaya dan cara masing-masing untuk menunjukkan dukungannya dan Limpat memilih gaya "keras". Karena itulah maka kita juga harus memahami pilihan Yasmin utk menikmati hari-hari terakhirnya dengan... menggambar, karena setiap orang mempunyai caranya masing-masing untuk menikmati hidup ini. Tidak semua orang harus "go outside" to enjoy the world. So Yasmin, keep doing what you like the most and enjoy your life. Hidup terlalu berharga untuk disia-siakan terlepas dari panjang pendeknya perjalanan hidup kita. It is how you live, not how long that matters; the donation not the duration. You have inspired me with your courage in facing the facts and I believe many of the others feel the same too, so thank you for sharing your pain with us and we do pray for a miracle for your recovery. God Bless You, Yasmin.
-Wendy Dharmawan